Lompat Jauh untuk Tuna Netra

LOMPAT JAUH UNTUK TUNA NETRA

Disusun untuk melengkapi tugas matakuliah pendidikan jasmani adaptif yang dibimbing oleh Bapak I Nengah Sudjana

Oleh:

Denox Rochmawati            (109711423846)

Omar Syarif H Obed          (109711423864)

Rischa Indra                       (209711425091)

Zulfikar Amelia S               (108711415495)

Bambang Nurdiansyah       (108711415471)

Dwi Meryanto                    (108711415477)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN

2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat, hidayah, serta barokahnya kami telah berhasil menyelesaikan tugas berupa makalah dari mata kuliah Pendidikan jasmani adaptif yang berjudul “Lompat Jauh untuk Tuna Netra”. Makalah ini berisi tentang bagaimana cara dan aturan-aturan modifikasi lompat jauh bagi tuna netra. Teori ini memberikan arah praktek, dan memberikan kontribusi pada analisis teoritis.

Kami tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bapak I Nengah Sudjana selaku dosen pembimbing dan kepada rekan-rekan kami ucapkan terimakasih atas kerja kerasnya dalam menyelesaikan makalah ini, semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca terutama mahasiswa yang ada di lingkungan Universitas Negeri  Malang.

Malang, 08 April 2011

Penulis

BAB  I

PENDAHULUAN

 

1.1              Latar Belakang

Lompat jauh bagi tuna netra ini diperuntukkan bagi orang-orang yang mengalami cacat fisik. Dibalik kekurangannya mereka menyimpan kelebihan yang tidak kita ketahui. Apa lagi sering kita jumpai dan bahkan kita menyadari kita hidup dengan mereka. Tidak ada salahnya jika kita mengembangkan bakat yang terpendam yang mereka miliki dengan memodifikasi berbagai macam peraturan-peraturan untuk memudahkan mereka agar tetap bisa berprestasi.

Dalam makalah ini juga terdapat peraturan, ukuran lapangan, dan perlengkapan yang juga dapat membantu para pembaca agar dapat mengerti tentang lompat jauh untuk tuna netra. Modifikasi cabang lompat jauh ini juga sangat mempengaruhi orang-orang yang normal seperti kita agar tetap menghargai mereka yang tidak sempurna juga bisa melakukan hal yang tak kita duga.

1.2              Rumusan Masalah

Dari latar belakang dapat diambil rumusan masalah yaitu sebagai berikut:

  1. Apa saja Perlengkapan yang digunakan bagi perlombaan lompat jauh bagi tuna netra.?
  2. Bagaimana peraturan-peraturan yang digunakan.?
    1. Bagaimana seorang peserta dikatakan melanggar atau terkena diskualifikasi.?
    2. Apa yang harus dilakukan oleh peserta sebelum melakukan perlombaan.?
    3. Bagaimana gambar dan ukuran lapangan modifikasi lompat jauh untuk tuna netra

1.3       Tujuan Masalah

  1. Untuk mengetahui perlengkapan yang digunakan dalam perlombaan lompat jauh untuk tuna netra.
  2. Untuk mengetahui peraturan-peraturan yang digunakan.
  3. Untuk mengetahui seorang peserta apabila dikatakan melanggar dan diskualifikasi
  4. Untuk mengetahui apa yang dilakukan sebelum melakukan perlombaan.
  5. Untuk mengetahui gambar dan ukuran lapangan modifikasi lompat jauh untuk tuna netra.

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1       Perlengkapan yang diperlukan

Perlengkapan dan alat-alat yang perlu kita siap kan adalah:

  1. Meteran
  2. Kapur
  3. Kain penutup mata
  4. 5 buah keset
  5. Peluit
  6. Lonceng atau bunyi-bunyian
  7. Tali raffia
  8. Pipa plastic panjang 30 cm 2 buah

2.2       Peraturan-peraturan yang digunakan

Hal-hal yang harus diperhatikan adalah:

1           Peserta berdiri digaris start didampingi oleh pelatih atau officialnya.

2           Berlari dengan  menuju arah bunyi lonceng kira-kira 10 meter  maka pelari waspada untuk melakukan lompatan.

3           Jika peserta sudah menginjak keset pertama yang sebagai tumpuan maka ia harus siap untuk melompat .

4           Jika peserta sudah menginjak keset ke- 2 pada tumpuan yang terakhir maka peserta harus melakukan lompatan.

5           Pelatih atau official dapat mengandeng berlari untuk menuntun atletnya pada waktu percobaan.

2.3       Pelanggaran atau diskualifikasi

Hal yang perlu dihindari dalam perlombaan ini agar tidak terjadi kesalahan adalah;

  1. Jika dalam pemanggilan pesrta dilakukan 3kali peserta tak juga memasuki lapangan maka peserta dianggapdiskualifikasi.
  2. Apa bila wasit sudah meniup peluit untuk start berlari peserta tetap diam selama 5detik maka peserta dianggap mengundurkan diri,
  3. Jika peserta sudah menginjak keset pertama kemudian menginjak keset ke 2 tetapi tidak melakukan lompatan atau terus berlari maka peserta dianggap diskualifikasi.

Kesalahan akan tetapi hal tersebut diperbolehkan melanjutkan atau mengulang adalah:

Hal ini diperbolehkan karena suatu ketidak senggajaan:

  1. Jika peserta berlari keluar lintasan pelatih harus memberitahu dan boleh menuntun untuk kembali ke dalam lintasan atau mengulang lagi dari start.
  2. Jika peserta berlari ia tidak menginjak keset pertama kemudian pada ia menginjak keset ke 2 ia terus berlari atau tidak melakukan lompatan maka ia diperbolehkan untuk mengulang.
  3. Jika peserta belum menginjak keset ke 2 dimana itu adalah tempat dimana ia harus melakukan lompatan akan tetapi  ia berada pada daerah lompatan maka lompatan dianggap sah, akan tetapi pungukuran tetap dilakukan pada batas yang telah ditentukan.

 

2.4       Persiapan peserta sebelum melakukan perlombaan lompat jauh untuk tuna netra

Dalam hal ini peserta sebaiknya melakukannya agar dalam pelaksanaan nya dapat menghasilkan nilai yang memuaskan.

  1. Peserta dikenalkan pada garis start
  2. Peserta diajak berjalan sampai pada keset ke 2 tempat dimana ia harus melompat.
  3. Hingga sampai pada tempat lompatan.
  4. Pelari mengukur dari keset ke 2 (tempat dimana ia harus melompat) sesuai dengan langkah larinya.
  5. Pelatih memberi tanda dimana letak kaki langkah ke 3 dengan menaruh keset pertama.

2.5       Gambar dan ukuran lapangan lompat jauh untuk tuna netra

1. Panjang keseluruham lapangan 25 meter.

2. Panjang daerah lari 10  meter,

3. Panjang daerah lompatan 3 meter.

4. Panjang daerah bertumpu (hasil lompatan) 10 meter.

5. Luas lintasn lari 5 meter,

6. Luas daerah penumpu (hasil lompatan) 5 meter.

BAB III

PENUTUP

3.1       Kesimpulan

Agar pelaksanaan perlombaan berjalan dengan lancar maka peraturan-peraturan yang sudah ditulis dan dijelaskan di atas supaya ditaati. Sehingga para peserta tuna netra dapat meraih hasil prestasi yang memuaskan. Karena mereka juga memiliki kelebihan dibalik kekurangannya.

3.2       Saran

Untuk para mahasiswa agar lebih kreatif untuk menciptakan serta mengembangkan pikiran untuk memodifikasi peraturan, perlombaan, dan permainan untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan dan tidak membosankan pada peraturan yang sudah dikenal.

Penulis sangat memerlukan masukan dan kritik pembaca agar ide pembuatan peraturan modifikasi lompat jauh untuk tuna netra ini lebih sempurna dan dapat menjadi peraturan yang dibuat untuk standart perlombaan internasional bagi penyandang tuna netra dan para penderita cacat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s